10 Prediksi Teknologi dan Transformasi Digital di Indonesia

Sementara pertumbuhan setiap lini industri didorong peningkatan penawaran, operasional, dan hubungan secara digital.

“Digitalisasi tidak terbatas pada satu bagian perusahaan, tapi lebih pada perubahan di aspek utama, yakni penawaran, operasional, dan hubungan organisasi para konsumen,” tutur Head of Operations IDC Indonesia Mevira Munindra dalam keterangan resmi yang diterima, Senin (11/2/2019).

Oleh sebab itu, IDC memperkirakan jumlah belanja ICT di Indonesia akan mencapai Rp 465 triliun pada 2019. Menurut IDC, tren dan teknologi sepanjang 2019 akan menjadi kunci sampai dua hingga tiga tahun ke depan.

Melihat hal tersebut, para pemimpin organisasi perlu melihat dan mempertimbangkan proses pengambilan keputusan dan ekosistem digital.

“Teknologi terkini harus diadopsi dan dimanfaatkan secara nyata,” ujar Managing Director IDC Asean Sudev Bangah.

Oleh sebab itu, untuk mengetahui tren teknologi sepanjang 2019 versi IDC, berikut ini adalah daftar lengkapnya.

1. Digitalisasi Ekonomi

Pada 2022, lebih dari 61 persen PDB Indonesia akan masuk tahap digitalisasi, dengan pertumbuhan tiap sektor industri didorong meningkatnya penawaran, operasional, dan hubungan dengan Indonesia.

Pertumbuhan digital akan mendorong belanja teknologi informasi sebanyak US$ 78 miliar mulai dari 2019 hingga 2022.

2 dari 3 halaman


2. Digital-Native IT

Ilustrasi Teknologi

Ilustrasi Teknologi. Kredit: Freepik

IDC memperkirakan, 50 persen dari seluruh anggaran belanja IT pada 2022 digunakan untuk teknologi platform ketiga.

Kondisi itu membuat 50 persen organisasi di Indonesia membangun ekosistem ‘digital native‘ untuk berkembang dalam ekonomi digital.

3. Expand to the Edge

Selain itu, lebih dari 15 persen penyebaran cloud di organsisasi Indonesia akan meliputi edge computing pada 2022. Sementara 10 persen sistem dan endpoint device akan menggunakan algoritma kecerdasan buatan.

4. Revolusi Pengembang Aplikasi

40 persen dari seluruh aplikasi baru akan menjadi fitur microservice architecture untuk peningkatan kemampuan merancang, debug, pembaruan, dan memanfaatkan kode dari pihak ketiga. Pada 2022 pula, 15 persen aplikasi akan menjadi cloudnative.

5. Kelas Pengembang Baru

Prediksi memperkirakan adanya kelas baru pada pengembang profesional untuk menghasilkan kode tanpa script khusus.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai